by Aoi Kokoro
Sejak gelang kembar itu patah di gudang sebuah rumah di Gunungkidul, Rayyan dan Grace terikat aturan yang tidak masuk akal: yang panik memanggil, yang dipanggil datang apa adanya, dan tidak boleh pulang sampai musuh bebuyutannya benar-benar tenang. Yang mereka kira lelucon berubah menakutkan ketika satu di antaranya mulai menahan panik habis-habisan agar yang lain tidak pernah ikut tertarik ke tengah bahaya.