by Aoi Kokoro
Alika Rahmania sudah empat tahun jadi wajah yang dilihat semua orang dan dikenal nol orang, sampai satu keluhan jam dua pagi dibalas oleh Arga Prasetya—introvert yang menulis jadwal terbang seribu awak kabin, dan yang selama sembilan bulan diam-diam menyisipkan transit tiga puluh menit di rosternya tanpa sekali pun turun menemuinya. Ini kisah tentang laki-laki yang punya tombol untuk mengatur hidup orang yang dicintainya, dan memilih untuk tidak menekannya.