by Aoi Kokoro
Kirana Anindya, Ketua BEM yang selalu punya rencana, menemukan surat bertinta ungu untuk Rendra Mahesa di buku perpustakaan, menyimpannya, lalu berteman dengan pengirimnya demi merebut hati cowok yang tiga tahun ia pandangi dari meja sembilan. Semua sabotasenya gagal dengan cara paling lucu, sampai ia tahu surat itu bukan surat cinta, dan satu-satunya jalan pulang adalah jujur tanpa slide.