by Aoi Kokoro
26 chapters · 1 reads
dr. Kinanti Larasati datang dari Jakarta untuk mengabdi setahun di Puskesmas Cibening, dan dalam sehari satu desa langsung heboh. Pemuda-pemuda antre pura-pura sakit, juragan domba membangun kandang berlampu kelap-kelip, dan dua calon kepala desa berebut dukungan Bu Dokter. Hanya satu orang yang tidak pernah datang ke puskesmas: Bagas Pramudya, juru tulis kantor desa yang kaku, rajin membetulkan genset, dan ditunjuk jadi ketua panitia Pilkades karena dianggap tidak punya pilihan. Lewat termos wedang jahe tiap pukul sembilan malam, senter dua kedip dari jendela, dan resep palsu yang diselipkan ke agendanya, Bu Dokter memutuskan untuk membuatnya perlu. Masalahnya, ketua panitia harus netral sampai hari pencoblosan.