Aoi Kokoro
Alfa kira nggak ada yang lihat.
Seluruh sekolah menyoraki sahabatnya, dan tidak ada satu pun yang tahu siapa yang menyalakan lampunya.
Dia menyerahkan seluruh masa depannya di umur tujuh belas, dan tidak pernah sekali pun menyebutnya pengorbanan.
Sebelas tahun setelah pergi tanpa pamit, ia kembali sebagai investigator yang menyelidiki yayasan yang dulu mengeluarkannya — dan tiga perempuan yang gagal menahannya kini berada di dalam lingkup penyelidikan itu.
Tiga perempuan menemukan tempat rahasia yang sama, dan tak satu pun tahu bahwa cowok yang menjaganya sudah menghitung berapa hari lagi dia sanggup bertahan.
Seorang backend engineer menghitung peluangnya pada Product Owner tercantik di kantor dan mendapat angka nol persen — sayangnya, dia salah hitung.
Lima tahun setelah kehilangan istri dan anaknya, Aditya kembali tertawa — dan hanya seorang penjual bunga yang menyadari bahwa senyum itu menyala setengah detik terlambat.
Sepuluh tahun lalu dia melepaskan perempuan itu karena mengira melepaskan adalah bentuk cinta paling dewasa.
Seorang auditor yang menyelesaikan semua masalah hidup dengan spreadsheet menandatangani kontrak pacaran palsu — lalu jatuh cinta di minggu pertama, dan tidak berani mengaku karena dia sendiri yang menulis kontraknya.
Seorang arsitek yang ditinggal kabur di hari pernikahannya menyewa seorang perempuan setiap Rabu malam — bukan untuk berpura-pura pacaran, tapi hanya agar ada yang memakan masakannya.
Hari tahu dirinya cuma bahan taruhan sejak hari kelima, dan dia tetap datang setiap hari.
Pramugari yang dilihat semua orang bertemu laki-laki yang tidak pernah mencarinya.
Satu gedoran pintu jam tiga pagi mengubah dua rumah bertetangga menjadi satu keluarga.
Keep Aoi Kokoro on your home screen
It opens full screen, without the browser bars, and remembers where you were.
Tap Share, then Add to Home Screen.