Aoi Kokoro
Latest chapter
Ch. 32: Tidak Pernah Kebal is out now.
Read chapter 32
CEO itu menciumku di depan seratus kamera, dan aku bahkan tidak tahu namanya.
Laki-laki yang sembilan tahun tak pernah telat pulang jam tujuh jatuh cinta pada janda yang sudah lama berhenti menunggu.
Ia mengira dirinya cuma figuran yang lewat membawa kabel, padahal seluruh cerita itu ditulis tentang dia.
Dunia menguburnya sebagai penjahat; satu perempuan memutuskan membuat semua orang tahu siapa pahlawan sebenarnya.
Ia membangun segalanya sendirian, atau begitulah yang ia kira, sampai perawat ibunya datang membawa rahasia ayah yang pergi dua puluh enam tahun lalu.
Dulu satu telur dibelah dua, kini mereka harus memilih antara cinta dan keluarga yang membesarkan mereka.
Lima tahun dia cuma memandang dari jendela lantai dua, dan setiap kali aku butuh tolong, dia selalu sampai duluan.
Ia bisa melihat benang merah cinta setiap kali jantungnya tembus 120, dan benang paling tebal yang pernah ia lihat datang dari perempuan yang baru ia temui hari itu.
Dia tidak bisa berbohong tanpa cegukan. Sayangnya, aku punya satu pertanyaan untuknya setiap hari.
Dua hari sebelum menikah, tunangannya meninggal—dan permintaan terakhir Papa adalah menikahkannya dengan murid S2 yang pendiam, yang diam-diam mencintainya tanpa pernah minta dibalas.
Delapan tahun habis dalam empat menit dua belas detik, tapi ternyata selalu ada sisa.
Setahun dia memperkenalkan suaminya sebagai teman — lalu tahu laki-laki itu memilih dibenci demi menyelamatkannya dari rasa bersalah.
Keep Aoi Kokoro on your home screen
It opens full screen, without the browser bars, and remembers where you were.
Tap Share, then Add to Home Screen.