Aoi Kokoro
Latest chapter
Ch. 32: Tidak Pernah Kebal is out now.
Read chapter 32
Terdesak di depan dua belas orang, Anggun asal menyebut satu nama sebagai pacarnya — dan nama itu keluar terlalu mudah.
Cyntia kembali ke Indonesia sebagai manajer lelaki yang dulu ia tinggalkan — dan Ervan tidak marah sekali pun.
Seorang backend engineer menghitung peluangnya pada Product Owner tercantik di kantor dan mendapat angka nol persen — sayangnya, dia salah hitung.
Dua sahabat yang selalu jadi obat nyamuk menandatangani kontrak berisi larangan saling jatuh cinta — lalu melanggarnya diam-diam sambil jadi panitia nikahan sahabat mereka sendiri.
Di kelas 11-3 ada satu bangku yang tidak pernah diduduki siapa pun — dan Alesha memilih duduk di sana.
Dua sahabatnya adalah Bulan dan Matahari sekolah, dan Ardev adalah bayangannya — sampai gadis tercantik di sekolah menembaknya lebih dulu.
Diminta menjadi mak comblang sahabatnya, Aris menghabiskan satu semester mendorong gadis yang sejak awal datang untuk dirinya ke pelukan orang lain.
Setelah bercerai karena perlahan berhenti berbicara, Mira dan Raka justru menjadi tetangga dan mulai menemukan kembali alasan mereka pernah saling memilih.
Anak tanpa berkah yang berlutut empat puluh detik di sumur yang tidak menjawab siapa pun — dan satu-satunya yang didengar dewa terkuat di dasar Abyss.
Lima tahun setelah kehilangan istri dan anaknya, Aditya kembali tertawa — dan hanya seorang penjual bunga yang menyadari bahwa senyum itu menyala setengah detik terlambat.
Enam bab tambahan tentang Ranti dan Bimo setelah semuanya selesai — liburan dua hari, rumah pertama, dan empat warung.
Dua musuh bebuyutan mematahkan sepasang gelang tembaga, dan sejak itu siapa pun yang panik akan menarik yang lain ke hadapannya — di mana pun, dalam keadaan apa pun.
Keep Aoi Kokoro on your home screen
It opens full screen, without the browser bars, and remembers where you were.
Tap Share, then Add to Home Screen.