Aoi Kokoro
Latest chapter
Ch. 32: Tidak Pernah Kebal is out now.
Read chapter 32
Kenzo memilih mencintai Tamara dari jauh, sampai perempuan itu sendiri membuka jalan menuju cinta yang tak pernah berani ia minta.
Dua mahasiswa yang sama-sama jatuh cinta diam-diam terus menciptakan kebetulan kecil hanya agar bisa saling melihat.
Alfa sudah menyerah pada cinta, sampai Celine Panduwinata memutuskan bahwa kabur bukan jawaban yang akan ia terima.
Damar Alvaro selalu tahu cara bertahan untuk adiknya, sampai Kirana Prameswari membuatnya belajar bahwa cinta bukan hanya sesuatu yang harus dibayar sendirian.
Tujuh tahun setelah melepaskan cinta pertamanya karena merasa tak pantas, Raka kembali sebagai CTO sebuah unicorn dan menemukan Aurelia masih menjadi satu-satunya tembok yang tak mampu ia lewati.
Karena beberapa cinta tidak meminta kita berhenti mengejar mimpi—hanya berhenti menghilang saat takut.
Ditolak lima kali lalu menyerah, cowok paling baik di kampus tak pernah tahu bahwa setiap “tidak” gadis itu adalah “iya” yang dicekik.
Ketua OSIS yang selalu berhasil membuat orang salah tingkah akhirnya bertemu satu cowok yang tampak kebal—padahal dia sudah panik sejak godaan pertama.
Seorang mahasiswa yatim memilih mencintai gadis tercantik di kampus dari kejauhan saja, karena baginya cinta adalah kemewahan yang tak sanggup ia beli.
Valerie kira anak lelaki itu ancaman buat ibunya — ternyata dia satu-satunya orang yang selama dua tahun diam-diam memastikan Valerie makan.
Dia belajar mencintai orang lain dengan cara mematahkan hatiku setiap Rabu sore.
Dia sudah menarik napas dan tinggal bicara, tapi Zara lebih cepat setengah detik.
Keep Aoi Kokoro on your home screen
It opens full screen, without the browser bars, and remembers where you were.
Tap Share, then Add to Home Screen.